Warning: fopen(/home/rachdian/public_html/2008/old/cache/rss20.xml) [function.fopen]: failed to open stream: No such file or directory in /home/rachdian/public_html/2008/old/includes/feedcreator.class.php on line 685

Error creating feed file, please check write permissions.
Saturday, September 04 2010
Home
Photos Gallery
Guest Book
Links
Hot Info
Index
Latest Info
Jobs Info
IT/IS - Security
Education
Photo Stories (Photoblog)
Travelling Stories
About Me & Site
For Geek Family Only
About Me...
Diary
Contact Me
The Page Rank
Articles
Index
About Live
IT/IS - CMS
IT/IS - GIS
IT/IS - Security
Politics
Tips & Tricks
Home arrow About Live
About Live
[Antara Mimpi FK Unpad dan IA ITB]: Buka mata, buka telinga. Print
User Rating: / 0
Written by Adhi Rachdian   
Saturday, 10 November 2007
[Sekedar oleh2 untuk rekan2 alumni...]

Kalau gak salah, Mendiknas Bambang Sudibyo akan menyiapkan 50 PT menjadi world class university.
Saat ini, hanya ada tiga PT yang sedang proses mendapatkan akreditasi internasional (UI, ITB dan UGM).

Sementara itu tadi pagi, sangat menarik, apa yang disampaikan Prof, DR, Dr Himendra SPAn, KIC pada acara Dies Natalis 50 tahun FK Unpad dan Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) / Scientific Program Annual Scientific Meeting tentang "Towards a World Class University".

Write Comment (0 Comments)
Read more...
[Asisten Pengelap Kaca] Mohon maaf lahir dan bathin, Selamat Idul Fitri 1428H Print
User Rating: / 1
Written by Adhi Rachdian   
Sunday, 07 October 2007
Surat untuk para sahabat
Keyword: Ikhlas, pengelap kaca, drag race, alumni, ITB, pemilu, kampanye

Alhamdulillah puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah swt, sehat, karunia dan keberkahan senantiasa diberikan Allah swt pada kita.

Tak terasa hari ini adalah hari puasa ramadhan hari ke-25 kita sebagai umat mulsim menjalankan ibadah shaum. Disaat yang bersamaan dengan bulan yang suci ini juga, rekan2 alumni ITB sedang giat2nya melakukan kampanye pemilihan ketua Ikatan Alumni ITB untuk periode 2007 - 2011. Bagi saya tidak begitu penting profil dibalik calon ketua IA ITB tersebut, apakah itu presdir, CEO perusahaan gajah ataupun seorang menteri.

Write Comment (0 Comments)
Last Updated ( Sunday, 07 October 2007 )
Read more...
Bagaimana Merancang, Mendesain dan Mengkoding Kematian? Print
User Rating: / 0
Written by Adhi Rachdian   
Friday, 21 September 2007
Sebagai orang awam, tentu saja banyak dari kita yang merasa tabu dan takut untuk membicarakan maut atau kematian. Padahal kematian itu sendiri sangat dekat dan sesuatu yang sangat pasti. Pembahasan tentang kematian selalu membuat kita bergidik dan trenyuh. Suatu dimensi yang tidak terjangkau dan diluar kemampuan manusia untuk dapat mencernanya.


Write Comment (0 Comments)
Last Updated ( Sunday, 23 September 2007 )
Read more...
Stop Anarki Suporter Sepakbola ! Print
User Rating: / 0
Written by Rachmat, Majalengka   
Tuesday, 21 August 2007
Tindakan anarki para suporter di Liga Indonesia, sudah tidak bisa lagi ditolelir. Jika dibiarkan, tidak dicari solusi, maka ini bisa menjadi virus mematikan, yang menular tidak saja horisontal ke sesama klub, tetapi vertikal lintas divisi. Harus ada satu tindakan tegas dan jelas untuk membunuh virus yang bisa mematikan semangat olahraga di Indonesia.
 
Mengubah paradigma suporter dengan mengadakan jambore nasional antar suporter, hanyalah wacana utopia, jambore semacam ini tidak lebih sebagai ajang hura hura para elite suporter. Faktanya, dua kali jambore di Puncak dan Bali, tidak ada perubahan yang signifikan terhadap perilaku para suporter. Mereka kini melihat pemain lawan sebagai musih yang harus diciderai. Kasus teranyar, aksi anarki suporter dalam laga Persib - Persija di Jakarta, sudah tidak bisa lagi dimaafkan.Write Comment (0 Comments)
Read more...
Surat Untuk Rekan2 IPDN, Secercah Harapan... Print
User Rating: / 1
Written by Adhi Rachdian   
Friday, 20 April 2007
Hujatan, umpatan, makian, cemoohan dan penghinaan terhadap rekan2 IPDN terjadi di berbagai media. Entahlah apakah hal tersebut juga terjadi pada kehidupan rekan2 IPDN secara langsung?
Mereka merasa disepelekan, dihina dan dipojokkan. Mereka berhak untuk membela diri.
Yang terbukti bersalah saja tidak berhak untuk dicaci maki dan dihina. Biarkan hukum yang berbicara. Ketidak percayaan kita terhadap hukum bukan serta merta membuat kita "merasa" berhak untuk mencaci dan menghina rekan2 ipdn.


Write Comment (2 Comments)
Last Updated ( Friday, 20 April 2007 )
Read more...
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Results 1 - 9 of 18


© Copyright 2005, Adhi Rachdian.
URL: http://adhi.rachdian.com, http://rachdian.com, http://adhi.pacific.net.id, http://rachdian.pacific.net.id or http://blog.rachdian.com