Warning: fopen(/home/rachdian/public_html/2008/old/cache/rss20.xml) [function.fopen]: failed to open stream: No such file or directory in /home/rachdian/public_html/2008/old/includes/feedcreator.class.php on line 685

Error creating feed file, please check write permissions.
Saturday, March 13 2010
Home
Photos Gallery
Guest Book
Links
Hot Info
Index
Latest Info
Jobs Info
IT/IS - Security
Education
Photo Stories (Photoblog)
Travelling Stories
About Me & Site
For Geek Family Only
About Me...
Diary
Contact Me
The Page Rank
Home arrow Index arrow IT/IS - GIS arrow Database dan Sistem Informasi Arkeologi
Database dan Sistem Informasi Arkeologi Print
User Rating: / 7
PoorBest 
Written by Adhi Rachdian   
Tuesday, 10 August 2004
Naskah Lokakarya mengenai “Penyusunan Kebijakan Penelitian Arkeologi di Indonesia” di Cisarua, 2004.

Latar Belakang


Sejalan dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang sedemikian pesat sejak diperkenalkannya internet sehingga dapat melayani kebutuhan informasi dari bidang-bidang lain termasuk bidang arkeologi dengan cepat, handal, luas dan relatif sangat murah. Perubahan paradigma baru dibidang arkeologi seperti yang diulas oleh Noerhadi Magetsari; kontribusi hasil penelitian & pendidikan arkeologi (Rahje) maupun penemuan-penemuan artifak baru yang dipamerkan di suatu museum di South Hampton hanya dapat kita ketahui dengan cepat melalui internet. Biaya untuk mengetahui informasi itupun sangatlah rendah, berbeda jauh jika kita bandingkan dengan informasi yang kita peroleh dari media lain atau bahkan dengan mengunjungi langsung ke tempat yang bersangkutan.
MeanYearsPeriod
Radio381922 - 1960
Telephone251920 - 1945
Television131951 - 1964
Cable TV 101976 - 1986
WWW (Internet) 51993 - 1998

Illustration: Time to reach 50 millions users

Lebih dari sekedar itu; jurnal-jurnal arkeologi, proyek arkeologi yang sudah dilaksanakan ataupun yang sedang membutuhkan dana, database bibliografi dan lain sebagainya dapat juga diperoleh maupun disediakan untuk memenuhi kebutuhan informasi arkeologi. Sosialisasi mengenai keberadaan situs purbakala dan juga program-program pemerintah dapat disediakan dengan cepat dan sangat luas hingga ke penjuru dunia hanya dalam waktu hitungan detik.

Dalam konsep Sistem Informasi (SI) dimana ada 4 komponen untuk menghasilkan suatu proses arus data/informasi, yaitu:

  • data/informasi
  • media yang memperoses data/informasi
  • sumber data/informasi
  • penerima data/informasi.

Sehingga komponen yang pertama, data/informasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan arkeologi seperti: jurnal, gambar situs/artifak/bangunan/dll, proyek-proyek arkeologi, dan lain sebaginya. Komponen kedua diwakili oleh internet (website). Sumber data/informasi itu sendiri adalah Pemerintah Republik Indonesia yang dalam hal ini adalah Asisten Deputi Urusan Arkeologi Nasional, Deputi Bidang Sejarah dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Penerima data/informasi dapat dijabarkan sesuai keinginan yang pada dasarnya adalah pengguna internet diseluruh dunia yang jumlahnya mencapai ratusan juta orang.

Penjabaran dan penentuan penerima data/informasi ini berkaitan erat dengan kebijakan pemerintah. Sumber dana barupun dapat digali dengan mendefinisikan komponen ini. Sebagai gambaran, website Internet Archaeology telah digunakan 27.000 pengguna dari 120 negara per awal Agustus 2002. Yang artinya kebutuhan informasi mengenai arkeologi ini cukup besar. Tentu saja permintaan konten yang besar (komponen ke-4 dari SI) harus di imbangi dengan tersedianya data/informasi yang juga banyak dan bervariasi. Kalau kita serius mengkaji dan meng-implementasikannya ditunjang pengelolaan yang baik dari bidang ini sebetulnya bukanlah suatu isapan jempol, jika pada akhirnya memperbesar lapangan pekerjaan di bidang arkeologi. Arkeolog-arkeolog yang banyak pada akhirnya sangat dibutuhkan untuk menyuplai data/informasi yang diperlukan.

Tak dapat dipungkiri, sinergi antara TI dengan arkeologi tidak dapat dipisahkan lagi dimana pernyataan ini bukan hanya kesimpulan dari kajian literatur tetapi merupakan kebutuhan. Kebutuhan inipun sangatlah tidak cukup jika hanya sampai pada tahap lokakarya ataupun kajian ilmiah, harus sampai tahap implementasinya.

Website sebagai Media Informasi Arkeologi

Segala kebutuhan informasi dirasakan dapat diperoleh dengan mudah di dunia maya tersebut. Internet yang oleh orang awam sangat identik dengan website merupakan media yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh data ataupun untuk menyediakan data.

Adapun website-website seperti:

  • Western Australian Maritime Museum Bibliographical Search
    http://dbase.mm.wa.gov.au/Bibliography/bibliography.php
  • Arkeologi Wikipedia
    http://ms.wikipedia.org/wiki/Arkeologi
  • Indonesia Archaeology on the Net - Build an Indonesia Archaeology Directory http://www.arkeologi.net 
  • Archaeology Books and Articles - Research Archaeology at Questia Online Library http://www.questia.com/Index.jsp?CRID=archaeology&OFFID=se1&KEY=archaeology
  • About Internet Archaeology
    http://intarch.ac.uk/news/index.html
  • Search the Archaeology museum documentation project database http://sccwww1.southampton.gov.uk/archaeology/search.asp 
  • Archaeology Bibliography Database http://sccwww1.southampton.gov.uk/archaeology/search.asp

Adalah merupakan sedikit contoh website-website yang menyediakan informasi mengenai arkeologi.

Website arkeologi tersebut diantaranya ada yang menyediakan informasi secara gratis dan ada juga yang diharuskan menjadi anggota dengan persyaratan-persyaratan tertentu dengan biaya tertentu. Sistem keanggotaanyapun berbeda-beda. Sistem pembiayaannyapun berbeda-beda mulai dari US$ 19.95/bulan, $44.95 setiap 4 bulan atapun $119.95/tahun.

Konten yang disediakan dapat meliputi:

  • Objek-objek arkeologi.
  • Foto-foto arkeologi. 
  • Jurnal-jurnal. 
  • Proyek-proyek arkeologi. 
  • Literatur. 
  • Peta situs objek arkeologi maupun purbakala. 
  • Peraturan-peraturan pemerintah mengenai arkeologi dan sosialisasinya. 
  • Katalog. 
  • Dan lain-lain.

Jenis Data/Informasi yang akan ditampilkan dapat berupa:

  • Teks
  • Suara
  • Video
  • Gambar
  • Maupun gabungan keseluruhan jenis data tersebut yang lebih dikenal dengan istilah multimedia.


Website ditampilkan dalam halaman web (html) dimana halaman ini dapat berupa halaman yang statis ataupun halaman yang kontennya dinamis. Halaman konten yang dinamis ini disuport oleh suatu database.


Database

Dalam sistem penyimpanan konvensional, semua data, arsip atau informasi yang tertulis dalam lembaran kertas dikumpulkan dalam suatu buku ataupun map. Map-map/buku-buku yang sejenis diklasifikasikan menurut kelompok tertentu dan dimasukkan ke dalam laci tertentu dalam suatu lemari penyimpanan. Lemari-lemari ini berada dalam suatu ruangan khusus yang merupakan ruangan penyimpanan data. Untuk skala yang lebih besar, ruangan-ruangan ini berada dalam suatu gedung khusus penyimapanan data, seperti misalnya Gedung Arsip Nasional.

Di dunia IT, sistem penyimpanan data lebih dikenal dengan istilah Database System . Satuan terkecil dari data adalah huruf (karakter). Karakter-karakter ini menempati field-field tertentu yang membentuk suatu tabel. Tabel-tabel ini menempati suatu database tertentu. Sistem ini biasanya terdapat dalam suatu database server hanya saja Field, tabel dan database ini semuanya adalah bentuk imajiner, tidak kasat mata dan hanya dapat disimbolkan. Informasi baru bisa dihasilkan dari pengolahan dan manipulasi data-data yang diinginkan.

Sebagai komparasi, satu buah server dapat sebanding dengan satu buah gedung penyimpanan data atau bahkan lebih.

Data akan sangat optimal kalau sesuai dengan kapasitasnya di server. Bisa kita bayangkan mubazirnya sebuah gedung arsip yang isinya kosong melompong dimana hanya 1-2 ruangan saja yang terisi data dan ruangan tersebutpun hanya terdiri dari beberapa lemari yang juga hanya terisi oleh sedikit data. Oleh karena itu, kekayaan database sangat bergatung dari hasil input yang dilakukan. Artinya, peran aktif insan arkeolog sangat menentukan dari isi databse itu sendiri.

Informasi akhir dari database ini dapat ditampilkan di halaman website dimana sasaran penerima informasi dapat di kategorikan dalam beberapa tipe sebagai contoh; Publik (semua pengguna internet), Anggota (terdaftar), Staff, dll.

Multimedia dan GIS

Untuk melengkapi varian informasi yang ingin disajikan sangatlah tidak memadai kalau informasi yang ingin disajikan tidak berupa multimedia. Ibarat sebuah museum yang hanya memamerkan tulisan-tulisan dean deskripsi obyek arkeologi tanpa dilengkapi dengan gambar. Di museum yang modern, pengunjung dapat menikmati fasilitas ruangan teater yang khusus memvisualisasikan imajinasi mengenai obyek tertentu.

Dibeberapa website arkeologi tertentu bahkan multimedia disajikan secara real time melalui teknologi streaming .

Konten yang lebih mutakhir seperti visualisasi dan menyajikan data spasial dan Smart Map dapat dilakukan dari hasil intepretasi metode GIS (Geographic Information System / Sistem Informasi Geografis).

Jenis data yang dapat digunakan untuk aplikasi GIS ini adalah:

  • Digitized & scanned map
  • Databases
  • GPS
  • Remote Sensing
  • Field Sampling of Attributes

Dengan menggunakan sistem GIS ini kebutuhan konten arkeologi mengenai proyek-proyek arkeologi dan peta situs purbakala dapat terpenuhi.

Penutup

Akhir kata, semoga makalah ini dapat berkontribusi dan bermanfaat dalam menunjang kegiatan Lokakarya mengenai “Penyusunan Kebijakan Penelitian Arkeologi di Indonesia” maupun dalam program-program Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata pada umumnya dan Deputi Bidang Sejarah dan Purbakala, pada khususnya.

Penulis & Editor Naskah:

  • Wahyoe Prawoto
  • Adhi Rachdian


Comments
no command
Written by Guest on 2005-09-03 11:13:22
siip lah
tanks
Written by mahasiswa on 2005-09-14 13:17:27
:) saya sangat senang atas inpormasi yang telah anda tulis dalam situs ini.......tanks
Written by Guest on 2005-10-18 14:40:24
good!!!!
Written by Guest on 2005-10-23 19:39:48
ya lumayan deh tapi kalau bisa dilengkapi :)
hai
Written by Guest on 2005-11-18 08:24:01
thank's........ :) :grin
Mayan buat tambah pengetahuan
Written by Guest on 2006-03-14 07:44:53
gimana seh caranya mermain dengan mambo tapi supaya enggak kelihatan kita memeklai mambo nya :) :grin :eek 8) 8) 8) 8)
budi
Written by Guest on 2006-05-25 15:30:51
bagus, foto anda lumayan ganteng
justina
Written by Guest on 2006-05-29 10:11:42
saya mahasiswa jurusan arkeologi di udayana denpasar apakah boleh saya mengikuti penelitian tentang artefak. 8)
Re:
Written by johan on 2006-08-04 18:34:26
gimana sih cara bikin database di website 
pakai software apa dan minta contoh link web yg memakai database 
seperti input edit delete :roll
Written by Guest on 2006-09-07 10:48:05
perbaikan komputer yang terkena debu ? 
terima kasi ya 
Written by Guest on 2006-09-07 10:52:11
cara menghilangkan virus decoil bagaimana sih ya dan bisa ngak pakai anti virus 2006? terima kasi..
arief
Written by Guest on 2007-01-18 19:02:00
cariin kerjaan bikin gis, pengalaman dah 5 tahun. :grin
buat yan
Written by Guest on 2007-01-21 18:14:54
bagus deh tapi photonya kok cool abih :zzz
Menanyakan tentang kemungkinan dibuatnya open direktori tent
Written by Guest on 2007-02-07 07:31:44
halo bung, saya ingin menanyakan tentang apa sudah ada web untuk direktori / perpustakaan / forum arkeologi yang berbasis indonesia? saya coba buka arkeologi.net tidak bisa .. jika tidak ada web seperti itu, apakah ada rencana anda untuk membuatnya?
kingkilaban
Written by Guest on 2007-04-10 14:09:35
assalamu'alaikum! mang! hebat euy bisaan manehna! kieu ieu teh mang, uing neangan website skripsi arkeo arsitek tapi meni hese . cikan si 'mang bisa pangneangan keun?? tulungan lah mang! :grin ;) :p :) eta geura di handap meni kudu make ngasupkeun heula angka teu pararuguh kitu ? jang naon sih mang? :grin
arkeologi ugm "agus 03"
Written by Guest on 2007-05-10 19:46:13
wah saya merasa terhibur dan bangga karena bisa melihat situs ini yang saya tanyakan apakah situs ini bersifat swadaya :? matur nuwun
Maksud Anda ini system untuk arkeologi
Written by Guest on 2007-11-29 14:25:48
Tapi anda bisa jelaskn tentang sistem itu sendiri apa!

Write Comment
Name:Guest
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



This image contains a scrambled text, it is using a combination of colors, font size, background, angle in order to disallow computer to automate reading. You will have to reproduce it to post on my homepage Enter what you see: *
tips: hit Reload page before writing a text if you have difficulty reading characters in image

Last Updated ( Tuesday, 20 December 2005 )


© Copyright 2005, Adhi Rachdian.
URL: http://adhi.rachdian.com, http://rachdian.com, http://adhi.pacific.net.id, http://rachdian.pacific.net.id or http://blog.rachdian.com