|
Domain president.id dan Pengelolaan Domain Pemerintah |
|
|
Written by Adhi Rachdian
|
|
Friday, 23 March 2007 |
Mengingat website pemerintah khususnya website presiden merupakan cerminan wajah IT Indonesia, yang artinya jika ada kekacauan dan kerusakan walaupun kelihatannya hanya deface, tetap saja harga diri orang IT indonesia ikut tercoreng. Webiste blog, portal ataupun yg lainnya menjadi tidak begitu pentng jika seluruh IT di dunia mencemooh kita, sebagai contoh website kejadian presidensby.info yang dibelokkan. Website ini sangat erat ketergantungannya dengan sistem pengelolaan domain, mulai dari registrar, regisrant, ns, addressing hingga server web.
Untuk domain presiden kita, menurut saya tidak ada salahnya langsung menggunakan president.id, jadi fqdn-nya adalah www.president.id
Beberapa negara menggunakan cara ini seperti quirinale.it, president.lt, prezident.sk, president.am, president.lv, president.az dll, sedangkan beberapa lainnya menggunakan sistem third level seperti presidencia.gov.ar, presidency.gov.eg, presidency.gov.lb, dll.
Sistem ini harus diatur dengan detail bahwa yang berhak menggunakan
doamin ini adalah presiden yang sedang berkuasa. Untuk mantan presiden
ataupun kandidat dan mantan kandidat ya tinggal dibikinkan subdomain
berikutnya misalnya history.president.id atau candidate.president.id
untuk kandidat presiden, sedangkan mantan kandidat dapat dibuatkan
(misalnya untuk dokumentasi dan keperluan sejarah) sebagai
history.candidat.president.id. Para mantan presiden harus dibuatkan
juga misalnya gusdur.president.id, habibie.president.id,
soeharto.president.id, megawati.president.id dan soekarno.president.id.
Setelah masa kepemimpinan Pak SBY, presiden.id tidak berhak lagi
digunakan dan website pak SBY harus dialihkan menggunakan
sby.president.id. dstnya...
Kalau mau meniru sistem hirarkinya amrik selain gak cucok, karena amrik
yang menentukan sistem domain ya mereka bisa aja dengan bebas misalnya
menggunakan domain president sebagai TLD dengan kata lain website
presiden mereka dapat ditentukan dengan url: www.president
(saat ini domain tsb dialihkan ke president.com), mereka juga punya
gedung yg terkenal, whitehouse, maka domain yg digunakan menggunakan
nama gedung ini. Presiden, ibu negara, mantan presiden dstnya hanya
merupakan direktori dari situs tsb.
Khusus untuk domain pemerintah inisilisasi suport seharusnya datang dr
depkominfo. Perlu integrasi, depkominfo mengelola domain dan juga
menyediakan server ns-nya sekalian, jangan setengah-setengah dan
parsial. NS juga diwajibkan untuk dikelola secara profesional dan di
"wajibkan" agar wewenangnya diatur oleh depkominfo. Kalaupun ada
pendelegasian domain kepada pemda ataupun rekanan seperti misalnya
.prov.go.id harus satu paket dengan server ns-nya. Dengan demikian,
untuk masalah domain, aksi saling menyalahkan akan dapat terhindar,
apalagi kemungkinan menggunakan ns gratisan... :)
Wass,
@dH1|
presidenri.go.id Written by Adhi Rachdian on 2007-03-27 21:01:19 Domain presidenri.go.id yang dibuat sekarang adalah salah satu contoh lain bentuk kekonyolan dan ketidak konsistenan. Suatu saat nanti memangnya bakalan ada presidenusa.go.id, presidenmalay.go.id. Sudah sangat jelas .id adalah country code untuk indonesia. Kok dibuat jelimet dan rumit ya. Kenapa gak presiden.go.id misalnya? Gitu aja kok repot... Kalau bisa dibikin rumit kenapa tidak? Tanya ken.... napa??? @dH1 | |