Warning: fopen(/home/rachdian/public_html/2008/old/cache/rss20.xml) [function.fopen]: failed to open stream: No such file or directory in /home/rachdian/public_html/2008/old/includes/feedcreator.class.php on line 685

Error creating feed file, please check write permissions.
Saturday, September 04 2010
Home
Photos Gallery
Guest Book
Links
Hot Info
Index
Latest Info
Jobs Info
IT/IS - Security
Education
Photo Stories (Photoblog)
Travelling Stories
About Me & Site
For Geek Family Only
About Me...
Diary
Contact Me
The Page Rank
Home arrow Index arrow Forex & Index arrow KINERJA PIALANG BERJANGKA/FUTURE LOKAL
KINERJA PIALANG BERJANGKA/FUTURE LOKAL Print
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Posted by indofx-trader.net as a comment   
Thursday, 08 November 2007
Tentu kita sudah banyak mengenal apa itu Forex dan Index (Margin Trading), entah sebagai trader, AE, marketing, dealing dan nasabah.. Berdasarkan pengalaman saya bertahun tahun di bidang ini, baik sekarang sebagai trader & nasabah maupun pernah di backoffice (dealing room as a Chief Dealing, PriceMaker), pertama akan menjelaskan bagaimana sistim kerja Perusahaan Pialang Berjangka / Commision House (CH) khususnya di Indonesia. Di Indonesia tentu kita mengenal adanya Babeppti, BBJ, KBI, Pedagang Berjangka (Penyelenggara SPA) dan Pialang Berjangka, apa tugas dan fungsinya masing-masing dapat dapat mengunjungi situsnya.



Sistem kerja Perusahaan Berjangka Perusahaan Berjangka (Future) yg berbadan legal harus ada ijin atau berbadan hukum, baik hanya dari BBJ atau menjadi anggota BBJ juga menjadi anggota KBI (Kliring Berjangka Indonesia). Tentu yang lebih bonafit menjadi dua-duanya, karena untuk menjadi anggota BBJ hanya menyetor 500 juta rupiah saja, tidak mahalkan untuk membuka pialang berjangka, sedangkan untuk menjadi anggota kliring harus menyetor 3 milliar (dapat dilihat syarat-syarat untuk mendirikan pialang dan menjadi anggota KBI). Bedanya jika pialang tersebut hanya menjadi anggota BBJ saja, maka pialang tersebut harus mencari Pialang lain (yang anggota KBI) sebagai rekanannya untuk menyetor margin nasabahnya ke Pedagang Berjangka (Penyelenggara SPA) yang ditunjuk, karena pialang (yang bukan anggota KBI ) tidak mempunya akses langsung ke KBI, lalu Pedagang Bejangka menyetor margin ke KBI,
Nasabah>>>>Pialang Berjangka>>>>Pedagang Berjangka (Penyelenggara SPA)>>>>KBI, BBJ

Note: Pialang Berjangka melaporkan smua jumlah transaksi dan menyetor margin requirement atas posisi nasabahnya ke pedagang berjangka (penyelenggara SPA) yang ditunjuk.

Sebenarnya apa keuntungan mendirikan Pialang Berjangka / Commision House hanya mengharapkan komisi(fee) dari transaksi yang ada? atau spread jual-beli?. Jika ada yang bilang begitu entah dia tidak tahu, atau menutup-nutupi. Keuntungan Pialang Berjangka yang utama sebenarnya dari kerugian Nasabah. Jadi semakin nasabah loss, maka Pialang tersebut mengeruk keuntungan. Ini adalah daftar jumlah lot pialang-pialang yang termasuk 10 besar (dalam volume) berdasarkan BBJ Brokers volume as follow (BBJ).

Company NameVolume :
PT Millennium Penata Futures 28983
PT Solid Gold Berjangka 288273
PT Danareksa Futures 192544
PT Global Artha Futures 166205
PT Monex Investindo Futures 137316
PT Graha Artha Berjangka 124697
PT Valbury Asia Futures 113738
PT Harumdana Berjangka 100119
PT Goldex Equity Berjangka 981610
PT Century Investment Future9170

Coba kita bayangkan urutan pialang-pialang yang lebih besar dari urutan 11, jika hanya jadi commission murni (keuntungannya hanya dari komisi saja), maka hanya mendapatkan fee dari traksaksi hanya sebesar puluhan juta, apalagi pialang-pialang diurutan bawahnya, ada 70 lebih pialang yang terdaftar di BBJ (daftar2 pialang berjangka yang terdaftar dapat dilihat di situs BBJ dan Bappebti), mana cukup pialang tersebut menutupi costnya, biaya sewa gedung, pegawai, bayar reuter/teleqoute, biaya training, iklan dll.,  yang bisa mencapai ratusan juta sebulan, itu baru dihitung satu kantor pusat, bagaimana dengan yang punya cabang banyak di jakarta dan daerah lain, bukan untung malah rugi.

Bagaimana bisa pialang mengambil posisi Nasabahnya sendiri?. Bukannya sekarang ada aturan dari BBJ bahwa pialang tidak boleh mengambil posisi Nasabahnya sendiri, yang boleh hanya Pedagang Bejangka (Penyelenggara SPA)?.
Memang benar, tetapi dari urutan Pedagang Berjangka 10 besar di Indonesia, yang punya adalah masing-masing Pialang Berjangka tersebut.(ijin dan Nama Perusahaan, Direksi tidak boleh sama).

Market Makers (Pedagang SPA) volume for the month as follow (BBJ) Pedagang SPAVolume :
PT Globex Indonesia (SPA) 83701
PT Aperdi (SPA)69704
PT Magnum Consolidators Indonesia (SPA)51560
PT Royal Assetindo (SPA)50315
PT Sentra Arta Maxima (SPA)43363
PT Maxgain Investment (SPA)25162
PT Monex Investindo (SPA)24046
PT Halim Mitradana Internasional (SPA)23733
PT Prolindo Buana Semesta (SPA)12629
PT Real Time Forex Indonesia (SPA) 12212

Jadi sama saja sebenarnya yang ambil posisi nasabah masing-masing adalah pialang tersebut tapi melewati Pedagang Berjangka.
Untuk Pialang Berjangka yang kecil atau menengah yang tidak punya pedagang sendiri (karena syarat untuk mendirikan Pedagang Berjangka harus menyetor 3 milliar dapat dilihat situs Bappebti/BBJ), dapat bekerjasama dengan pedagang lainnya dan harus bayar fee buat Pedagang Berjangka (biaya pedagang), tapi untung rugi dari setiap transaksi nasabah pialang ditanggung bukan oleh pedagang, tetapi oleh pialang tersebut (sesuai perjanjian diantara keduanya). Dengan kata lain, mana mau suatu pialang sudah capai-capai cari nasabah, training marketing, bayar sana sini malah dikasi orang lain (untungnya tipis jika hanya ambil komisi/fee saja, malah bisa tidak menutupi costnya), atau ambil dari spread jual beli, yah mana bisa ambil untung dari spread, karena jika langsung dilempar/dibuang posisi nasabah ke tempat lain juga kena spread jual dan beli.

Jadi tidak benar pialang hanya melempar posisi nasabah ke tempat lain., apalagi mempunyai pedagang berjangka sendiri. Kita dapat bayangkan, pialang-pialang harus memikirkan mencari puluhan juta bahkan lebih, dari kekalahan nasabah setiap bulannya, makanya mereka sangat gencar mencari marketing/AE baru untuk mendapatkan dana segar.

Lalu apa Tugas BBJ dan apa Untungnya?.
BBJ hanya melegitimasi berdasarkan hukum dan membuat aturan-aturan berdasarkan undang-undang, juga melindungi Nasabah, jika ada transaksi yang tidak bener.
Untungnya dari fee setiap transaksi semua pialang terdaftar yang ada di Indonesia. Coba jika sebulan ada 200 ribu lot (dari semua pialang ), dan biaya bursa 30 ribu/lot. Berapa keuntungan yang diperoleh dari BBJ sebulan?, banyak bukan. Jadi tidak benar semua transaksi yang ada pada pialang diambil/ditanggung oleh BBJ, BBJ hanya sebagai fasilitator dengan profit dari biaya bursa saja, yang menangung Profit dan Loss dari transaksi Nasabah adalah Pedagang Berjangka (Penyelenggara SPA). Juga tidak benar jika ada pialang yang bilang semua transaksi / posisi nasabahnya tidak dimakan atau diambil sendiri, melainkan didaftarkan/dibuang/dilempar resmi ke luar negeri/tercatat di bursa resmi Singapore, Hongkong, dll. Mengapa?, misalkan jika kita trading forex, untuk transaksi ke pasar uang luar negeri yang resmi (Singapore, Hongkong, dll.) membutuhkan 100.000 $ US untuk 1 lotnya saja (margin requirement), sedangkan nasabah margin trading hanya membutuhkan 1000-2000 $ US, darimana pialang tersebut membayar 99.000 $ US kekurangnaya ?. Itu baru satu 1 lot, coba kalau 100 lot, begitu juga Index. Paling dibuang/dilempar juga lewat comission house di luar negeri, itu juga hanya beberapa lot (jika banyak muatan lot dari nasabahnya atau sudah untung), jika tidak percaya, coba minta mereka menunujukkan bukti-buktinya!, Pasti tidak dapat, karena memang tidak ada (akal-akalan). Untuk punya cabang di luar negeri mungkin ada, itu juga untuk pialang-pialang besar di sini, tapi di sana juga cuma ruko kosong yang disewa untuk sekedar lebih bonafid.
Maka carilah Pialang / Commision House yang bonafit dan terpecaya.

Kelebihan sistem online semua lebih cepat dari transaksi posisi, statement, dll.,
Kekurangannya:
1. Mereka bisa setting harganya kerugiannya buat trader adalah,jika kita pasang stop/limit
maka harga done adalah patokan dari harga Online) bukan dari harga resminya (reuters, teleqoute dll).
2. Jika kita klik/transaksi lom tentu done bisa transaksi kita statusnya cancel or next,
karena CH lokal/luar menpunyai tool penyaring, jika ada transaksi masuk akan kesaring ke mereka dulu (broker2), dan tinggal pegawai mereka yg done, cancel, or waiting, tentu liat harganya dulu, jika ada orang buy lalu harga langsung naik maka mereka (broker) akan next/cancel hehehehe.
Oleh karena itu harga broker-broker online DN/LN bisa berbeda satu sama lain, tergantung settingan mereka. Kita liat saja broker-broker yang memakai sistim online satu platform yg sama missal, Meta Trader, maka running High dan Low bisa berbeda-beda, tergantung settingan harga mereka masing-masing. Jika mereka mau mengincar nasabah yang profit lebih terbuka peluangnya.

Perusahaan Pialang (CH) lokal dan luar negri makin menjamur apa tidak takut rugi / kalah?
Pertama karena yang menciptakan margin trading (Forex, Index, dll.) itu yang pintar dari luar negeri. Dengan margin kecil, bisa menghasilkan untung 100, 200, 300% atau lebih, tetapi sebaliknya begitu, juga kerugiannya. Biasanya pasti dipilih market yang ranging/jaraknya besar (tiap berapa tahun pasti ganti range/harga). Di Indonesia kebanayakan Forex: EUR, GBP, JPY, CHF, AUD, dll. Index: Nikkei, Hangseng, Kospi.

Berdasarakan pengalaman saya, kebanyakan Nasabah atau Trader pialang biasanya tidak ada sistem trading yang akurat dan baik untuk menghasilkan profit, sedikit atau kurang memahami benar-benar bidang ini. Biasanya sering mengambil posisi lawan market, harga di atas Sell, lalu harga dibawah Buy (lawan market), jika memang itu UP dan Bottomnya tidak apa- apa, tetapi market kan tidak terbatas atas dan bawahnya, dan itu sudah umum berlaku. Jika market Ranging or Sideway, hampir semua pialang rugi, nasabah atau trader untung, tetapi jika sebaliknya market oneway, semua pialang panen, untung besar, nasabah Loss bahkan Zero, ibarat kumpul dikit diambil semua. Karena sistimnya ambil untung sedikit (takut pasar balik lagi), tapi jika rugi, ditahan sampai Call Margin (siapa tahu market balik lagi). Ini adalah tergantung keberuntungan, tapi ingat..!!, keberuntungan tidak selamanya dipihak kita, makanya kebanyakan dipilih pasar (market) yang bergerak seperti Eur, GBP, Nikkei, Hangseng, dll. untuk margin trading, jika market ranging/sideway bertahun tahun, maka pialang pada tutup, alias bangkrut. Coba mana mau atau jarang pialang pada saat ini buka satu poduk misal IDR rupiah, karena rangenya itu-itu saja, kecuali seperti krisis dulu yang rangenya besar, jika ada juga iseng-iseng saja, karena tidak ada untungnya/tipis.

Jika ingin profit dan ingin membuat pialang rugi, cari atau ciptakan sistem yang bagus (entah memakai candle/barchart atau ditambah RSI, MA, MACD, Bolinger, dll.), untuk menciptakan entry point, profit target, stop di berapa point . Memang itu tidak mudah, biasakan setiap entry level langsung pasang stop, jangan main-main dengan stop, karena dengan tanpa langsung memasang stoploss kita bisa kebablasan. Jika saya cukup memakai barchart/candlestick.
Tentu kita menciptakan setiap point profit lebih besar dari point stopnya. Jika stop kita kebanyakan, Done. berarti salah sistem, walaupun prediksi kita benar up or down, jangan dipakai lagi, cari sistem yang lain. Jika sistem kita kebanyakan profitnya daripada lossnya, jangan senang dulu, mungkin saja itu sistem cocok buat sideway/ranging, tapi buat market oneway tidak cocok, atau sebaliknya. Makanya sering dievaluasi terus, lebih bagus kita menemukan sistim untuk semua pasar (ranging/oneway), walaupun cocok hanya satu jenis mata uang atau index.
Jika tidak ada sistim, saran saya jangan trading, jangan coba-coba main feeling dari prediksi atau figure atau keberuntungan semata, itu hanya keuntungan sesaat, karena suatu saat akan habis, dan pialang pada panen.

Untuk lokal, carilah pialang lokal yang legal, bonafid dan fee yang kecil, bahkan no fee (commission). Jangan mao tertipu lagi, bahwa mereka bilang hanya commission house saja, sehingga minta fee yang besar dari nasabah, karena semua bukan hanya commission house, tapi juga kebanyakan Bandar Legal (jika tidak, untung darimana kata mereka, dan juga ada yang bilang itu keputusan dari BBJ, yang tidak ada fee malah illegal, memang ada edaran dari BBJ tentang komisi yang gunanya untuk menghilangkan kesan bahwa pialang itu adalah Bandar, tapi semunya tergantung pialangnya masing-masing yang memutuskan besaran fee (ada yang besar, sedang, kecil), jika no komisi artinya pialang tersebut yang bayarin biaya bursa, kita, jika dihitung biaya bursa hanya 30 ribu yang dibebankan ke pialang.
Legal dan ilegal suatu pialang dapat dilihat di situs BBJ, ibarat kita belanja cari yang bagus, murah dan terjamin, karena broker-broker DN/LN tidak back to back artinya setiap transaksi mereka bisa tahan dulu, setelah itu mereka lempar ke counter partynya (kalau yang resmi ke pedagang) atau bisa ke sesama broker, dll.
Untuk yg bermain di pialang, buat apa kita dibebankan fee commission yang mahal untuk dibagi-bagi ke Direksi, Manager, dll., belum lagi kena spread jual beli, berapa point kita cari hanya untuk BEP saja belum termasuk profit, mending kita cari profit di pialang-pialang yang legal, bonafid dan menawarkan fee yang murah (masih banyak ada di Jakarta).

Saya menulis ini dengan tujuan agar Trader, Nasabah, Marketing, jangan mau dibodohin oleh pialang-pialang baik Direksinya, Manager, dll. Mereka hanya mencari keuntungan dari kekalahan kita (Owner, Direksi), Mereka dapat komisi (OR) dari setiap transaksi anak buahnya.
Saya ingin mengajak para Investor, Trader, agar menghasilkan profit, supaya broker-broker atau para Bandar pada rugi. Mereka (bos-bos broker dan pedagang) malam tidur, sedangkan Nasabah/Trader begadang, Jangan Mauu..!
Lagi-lagi kita dikalahkan broker-broker DN/LN yang menghasilkan keuntungan dari kekalahan orang lain… Good Luck!

CAPE D…..!!!, Dikasi Peringatan sebelum bencana tapi gak mau denger 
 
Intinya, Jangan pernah pake Broker Lokal, soalnya kalo gak salah beberapa waktu yang lalu sudah ada layanan yang memberitahu mengenai broker yang Scam atau tidak.

Sharing & Caring with Indonesian Traders
Untuk mengetahui penjelasan lebih lengkap mengenai resiko dan keuntungan dunia trading silahkan begabung dengan trader-trader kawakan dan professional di http://www.indofx-trader.net

Comments
salam bung Rachdian
Written by Guest on 2007-11-28 21:39:18
saya AE baru di salah satu pershn diatas.bung jadi pershn CH yg juga bandar ini(walau bonafit) tetap mengharapkan nasbah rugi?  
 
saya prast (
Beda Dealing room di Futures ama Bank
Written by Guest on 2008-01-22 00:00:05
Halo mas Adhi, salam kenal... 
Udah pernah kerja di dealing yah... senior dunk soalnya pernah jd chief :D 
oya, saya dua tahun trading forex, tapi karena seringnya loss melulu, jadi saya banting stir, lulus kuliah melamar dan diterima sebagai staff dealing di salah satu persh. futures di Bandung. Tertarik masuk di dealing dept. soalnya ada rumor yg mengatakan klo dealing itu jago memprediksi pergerakan harga, soalnya mereka tiap hari kerjanya ngasih harga & menatap layar reuters all the time.  
Ternyata sama saja, mereka jg "blank" ga tau pergerakan harga, boro-boro sempet belajar trading, yg ada tiap hari sibuk nerima order dari nasabah :D 
saya jg baru tahu klo ternyata persh. futures itu di dalemnya kayak gitu setelah jd staff dealing dan tambah jelas setelah membaca artikel anda di atas. 
Btw, Mas Adhi tau ga bedanya antara kerja di dealing room perusahaan futures dengan di bank? 
di Bank jg ada dealing room-nya jg kan di divisi Treasury..., kerjanya ky gimana terus syarat-syaratnya apa aja? 
Tujuannya belajar dan mencari pengalaman sebanyak mungkin, goal utamanya ya tetap sebagai forex trader yang sukses gitu... 
Lumayan jg sie, setelah kerja jd staff dealing banyak ilmu yang saya dapat, belajar dari para trader yang loss, jg ada dari trader yang lumayan jago tradingnya. 
Bahas ya... thanks...
rachman
Written by Guest on 2008-03-04 11:29:04
saya ingin belajar bursa berjangka asia kasih saya link nya dong,dan cara menjalankannya
Emang Parah tuhhhh Trader...
Written by Guest on 2008-03-04 13:29:20
:x  
 
Saya salah satu korban Trader Nakal salah satu Perusahaan Forex di Jakarta. 
 
Bener ga sihhh kalo Trader ga harus Data Laporan (Daily Report) ke nasabah, tapi gue udah tanya ke lebih dari perusahaan dan mereka bilang itu tiodak betul....!!!
Written by Guest on 2008-03-04 13:39:24
Iya emang Trader skrang kita harus hati2.. 
 
Saya salah satu korban Trader Nakal dari salah satu Perusahaan Forex di Jakarta. 
 
Mereke tidak pernah kasih inform atau report ke saya sbagai Nasabah. 
Benar ga sihhh kalau Trader "TIDAK HARUS" kasih laporan ke Nasabah setiap Trading yang mereka lakukan setipa hari terhadap Account saya di perusahaan dia. 
 
Terus yang parahnya lagi kalau Account saya tidak aktif dan tidak trading maka satu bulannya akan dipotiong 500 ribu.. 
 
Mohon info nya.. 
salam bung rachdian
Written by Guest on 2008-03-20 17:03:30
pengalaman saya memang trader yang ada di perusahaan tersebut memang tidak berpengalaman dan ahli di bidang ini. mereka merekrut trader dari fresh graduate seperti mahasiswa yang baru lulus atau bahkan hanya lulusan sma jadi tradingnya amburadul yg pd akhirnya nasabah jd rugi dan membuat perusahaan itu untung.padahal untuk ahli dalam bidang ini butuh waktu bertahun-tahun jd sebelum investasi tanyakan dlu bgmn track record trading si trader, sistem, strategi investasi.dan manajemen resiko yang dipakai so tanya bo2t,bi2t,be2t nya dlu.saya aja butuh 2 tahun untuk belajar dan ahli di bidang ini,untuk yg mw belajar or posisi yang bagus bwt trading dpt e-mail ke gratis dan dijamin profit dan saya harap tdk ada lg yang rugi investasi di bidang ini ok
baru mau jadi marketing or trader nih
Written by Hillary on 2008-04-10 15:14:39
Hai, PakAdhi Rahcdian, saya baru mau jadi marketing or trader nih. kalau begitu, perusahaan investasi berjangka mana dong yang sehat. Saya awam sekali. Trimakasih banyak bila ada waktu memberi perhatiannya.
yakin mas???
Written by Guest on 2008-04-11 19:06:27
wah anda sangat percaya diri sekali ya... anda bilang anda sangat ahli dibidang ini.. bisa tau ya mas mau kemana harga hangseng/forex setiap harinya :grin ... percaya diri sekali anda. bilang aja mau prospek dengan cara seperti ini. invest di bidang ini kok anda bisa menjamin profit? hebat sekali ya. atau mungkin anda invest nya di TRADING BALANCE? :p ... asal tau aja ya mas, gak ada orang di dunia ini yg sangat pakar dibidang futures (forex/index) sekalipun george soros atau A greenspan. baru dua tahun aja langsung memproklamirkan diri anda ahli. :grin :grin :grin . mawas diri mas, kalo emang anda ahli dibidang ini, tugas anda bagi2 ilmu kepada orang2 atau trader2 yg haus ilmu. bukannya promosi yg ujung2 nya cari nasabah. oh ya... saya adalah dealing manager di salah satu perusahaan futures yg bonafid di jakarta. saya sudah malang melintang dibidang ini dan sudah sekian tahun untuk mencari dan haus ilmu dibidang ini. mohon mawas diri mas. intinya... tidak ada orang/trader yg pakar forex/index. paham mas?

Write Comment
Name:Guest
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



This image contains a scrambled text, it is using a combination of colors, font size, background, angle in order to disallow computer to automate reading. You will have to reproduce it to post on my homepage Enter what you see: *
tips: hit Reload page before writing a text if you have difficulty reading characters in image

Last Updated ( Friday, 09 November 2007 )


© Copyright 2005, Adhi Rachdian.
URL: http://adhi.rachdian.com, http://rachdian.com, http://adhi.pacific.net.id, http://rachdian.pacific.net.id or http://blog.rachdian.com